Rabu, 10 Oktober 2012

MATERI "IPS EKONOMI" KLAS IX KTSP

UANG

1. Sejarah Munculnya Uang

a. Masa sebelum barter

Pada zaman purba, atau pada masyarakat yang masih sangat sederhana, orang belum bisa menggunakan uang. Perdagangan dilakukan dilakukan dengan cara langsung menukarkan barang dengan barang. Cara ini bisa berlangsung selama tukar menukar masih terbatas pada beberapa jenis barang saja.

b. Masa barter

Pada masa ini untuk memenuhi kebutuhan, orang/kelompok orang sudah membutuhkan pihak lain/dihasilkan oleh pihak lain, karena jumlah orang sudah semakin meningkat dan bertambah, maka munculah pertukaran barang, karena pada masa ini orang belum mengenal produksi barang.

Syarat utama terjadinya barter adalah, bahwa orang yang akan saling tukar barang, mereka saling membutuhkan.

Kesulitan Barter :
  1. Sulit enemukan barang untuk kebutuhan yang mendesak
  2. Sulit menentukan perbandingan barang yang ditukarkan
  3. Sulit memenuhi kebutuhan yang bermacam-macam
c. Masa Uang Barang

Pada masa ini, orang sudah mulai berfikir barang perantara sebagai alat pertukaran, maka dicarilah jenis barang yang dapat mempermudah pertukaran, sebagai syarat, sebagai alat perantara pertukan barang/uang barang adalah :

1. Barang tersebut dapat diterima dan dibutuhkan semua orang
2. Barang tersebut dapat ditukarkan kepada siapa saja
3. Mempunyai nilai tinggi
4. Tahan lama

Kesulitan uang barang :

1. Sukar disimpan
2. Sukar dibawa keana-mana
3. Sukar dibagi menjadi bagian yang lebih kecil
4. Kebanyakan uang barang tidak tahan lama
5. Nilai uang barang tidak tetap

Jenis barang yang pernah digunakan sebagai alat uang barang antara lain : kulit hewan, hewan, batu-batuan berharga, kulit pohon, logam.

d. Masa Uang

Peradaban yang semakin maju, mengakibatkan kebutuhan yang semakin banyak dan bertambah pula, hal tersebut mendorong manusia untuk alat perantara pertukaran yang mudah, praktis, dan mempunyai nilai, maka dikembangkanlah jenis uang.

Suatu barang berfungsi sebagai mata uang, apabila memenuhi syarat sebagai berikut 

1. Dapat diterima oleh siapapun
2. Tahan lama
3. Mudah disimpan
4. Mudah dibawa kemana-mana
5. Dapat dibagi menjadi bagian yang lebih kecil dengan tidak mengurangi nilainya
6. Jumlahnya terbatas
7. Nilai uang tetap

Jenis barang yang paling memenuhi syarat tersebut di atas adalah logam terutama emas dan perak, karena awalnya kertas belum ditemukan, maka jenis uang logamlah yang pertama kali ada.

Jenis uang yang pernah ada di Indonesia :
  1. Mata uang kampua (boda), berasal dari Sulawesi berwujud tenunan
  2. Mata uang tembaga, pernah beredar di Banjarmasin
  3. Mata uang krisnala terbuat dari emas dan tembaga, beredar pada masa kerajaan Jenggala
  4. Sebelum tahun 1946 Javasche Bank yang didirikan oleh bank Sirkulasi Belanda mengeluarkan gulden
  5. Uang Jepang
  6.  Setelah tahun 1946 pernah beredar ORI (Oeang Repoeblik Indonesia) dan terakhir jenis uang Rupiah sapai saat ini.
2. Pengertian Uang

Menurut ensiklopedi Indonesia uang adalah segala sesatu yang biasanya digunakan dan diteria umum sebagai alat penukar atau standar pengukuran niali.

Berdasarkan syarat uang dan pengertian menurut ensiklopedi Indonesia, dapat disimpulkan bahwa uang adalah suatu benda yang mempunyai ciri-ciri tertentu yang dapat mempermudah pertukaran dan berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah.

Pengertian sah di sini adalah bahwa keberadaan uang tersebut dijamin oleh pemerintah dan dilindungi oleh undang-undang negara.

3. Motif Masyarakat Membutuhkan Uang
  1. Motif transaksi, dalam memenuhi kebutuhanya manusia meerlukan uang untuk mendapat barang yang diinginkan.
  2. Motif berjaga-jaga, bagi yang berpenghasilan lebih sebagian pendapatannya disisihkan untuk disimpan/ditabung, guna keperluan yang akan datang atau untuk keperluan yang mendesak.
  3. Motif spekulasi, ini terjadi karena seseorang ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar dalam situasi tertentu.
4. Fungsi Uang

a. Fungsi Asli

1. Sebagai alat tukar menukar
2. Sebagai alat satuan hitung

b. Fungsi Turunan

1. Sebagai alat pembayaran
2 Sebagai alat penunjuk harga
3. Sebagai alat penyimpan/menabung
4. Sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi
5. Sebagai alat pemindah dan pembentuk kekayaan
6. Sebagai alat pencipta lapangan pekerjaan
7. Sebagai alat standar pembayaran hutang
8. Sebagai komoditas perdagangan

5. Jenis Uang

a. Uang kartal

Uang kartal adalah uang yang beredar sehari-hari sebagai alat pembayaran yang syah dan wajib diterima oleh semua masyarakat. Uang kartal terdiri dari uang logam (emas, perak, alumunium) dan uang kertas

b. Uang giral

Uang giral adalah uang yang berbentuk saldo rekening di bank milik nasabah, yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Cara pembayaran dapat menggunakan cek, giro, telegraphic transfer, travel chek (cek dengan perjanjian), dalam melakuakn pembayaran dengan uang giral ini seseorang boleh menolak. Syarat utama uang giral adalah seseorang harus mempunyai tabungan/simpanan di bank.

6. Nilai Uang

A.Ditinjau dari pembuatanya
  1. Nilai intrinsik, Nilai intrinsik adalah nilai uang berdasarkan bahan-bahan pembuatan uang.
  2. Nilai nominal, Nilai nominal adalah nilai yang tertera/tertuis pada setiap mata uang yang bersangkutan.
Dari kedua pengertian nilai uang tersebut diatas munculah istilah-istilah sebagai berikut :
  1. Fisudier money yaitu uang yang memiliki nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsiknya. Contoh : jenis uang kertas, maka uang kertas disebut juga uang kepercayaan (fiduciary), Alasan mengapa masyarakat mau menerima kertas : Pemerintah mau menerima dan menggunakanya Memiliki daya beli Dilindungi dengan undang-undang
  2. Full bodied money, yaitu uang yang memiliki nominal sama dengan intrinsiknya. Contoh : jenis uang logam
b. Ditinjau dari penggunaannya
  1. Nilai internal Nilai internal uang adalah kemampuan suatu uang apabila ditukarkan dengan sejumlah barang
  2.  Nilai eksternal, Nilai eksternal uang adalah perbandingan nilai mata uang dalam negeri denga nilai mata uang negara lain.
7. Fluktuasi Nilai Mata Uang

a. Inflansi

Inflansi adalah keadaan dimana nilai mata uang merosot dibandingkan dengan harga barang karena banyaknya uang yang beredar sehingga berakibat harga barang menjadi mahal. Ciri-cirinya :

1. Harga barang naik
2. Gaji atau upah naik
3. Jumlah uang yang beredar bertambah
4, Penawaran tenaga kerja melebihi permintaan
5. Banyak terjadi pengangguran
6, Susah mencari lapangan pekerjaan

b. Deflasi

Deflasi yaitu merosotnya harga barang karena terjadi peningkatan nilai mata uang atau menguatnya nilai mata uang dalam negeri.

Hal-hal yang menyebabkan deflasi :

1. negeri Uang yang beredar sedikit/kurang
2. Harga barang mengalami penurunan
3. Nilai mata uang dalam menguat

c. Devaluasi

Devaluasi adalah dengan sengaja menurunkan nilai mata uang sendiri terhadap valuta asing.

d. Apresiasi

Apresiasi adalah keadaan meningkatnya nilai mata uang dalam negeri sampai pada presentase yang ditetapkan dari semula tanpa disengaja.

e. Depresiasi

Depresiasi adalah merosotnya mata uang di dalam negeri secara tidak sengaja.

f. Hot money

Hot money adalah suatu negara terlalu banyak uang (modal) tetapi uang tersebut berada di suatu negara yang tidak produktif, maka perlu ke negara lain yang lebih menguntungkan.

8. Nilai Tukar Mata Uang Asing terhadap Mata Uang Dalam Negeri

Nilai tukar mata uang suatu negara dibandingkan dengan nilai mata uang negara lain disebut kurs. Sejak adanya gerakan reformasi nilai mata uang Indonesia mengalami fluktuasi yang sangat tajam. Sebelum tahun 1998 nilai mata uang Indonesia berkisar 1$ = Rp. 2.500,- sekarang ini berkisar + 1$ = Rp. 9.000,- (sudah dipatok dalam APBN). Hal ini disebabkan karena :

1. Inflansi yang tajam
2, Devaluasi
3. Keadaan politik yang tidak stabil

Mata uang di dunia




BANK

1. Sejarah Singkat Bank

Pada zaman Babylonia, Yunani Romawi awalnya bersifat trukar-menukar mata uang. Zaman Babylonia (2000 SM) bank dikenal dengan nama Temples of Babylion, zaman Yunani (500 SM) bank dikenal dengan nama Greek Temple, perkembangan pesat dimulai sejak zaman Romawi. Jenis mata uang yang pertama kali diakui sebagai mata uang internasianal adalah mata uang Konstantinopel (Romawi).

Perkembangan bank di Indonesia, dimulai dari zaman Belanda (Nederland Indie), pada masa itu ada tiga bank yang berperan penting adalah :
  1. De Javasche Bank NV, yang kemudian dinasionalisasikan menjadi Bank Sentral di Indonesia
  2. De algemene Volkscredietbank, pada masa Jepang diganti dengan nama Syonim Ginko dan sekarang menjadi Bank Rakyat Indonesia
  3. De Postpaarbank, pada tahun 1950 diganti menjadi Bank Tabungan Pos, dan tahun 1968 diganti menjadi Bank Tabungan Negara
Perkembangan bank setelah kemerdekaan sungguh luar biasa mencapai ratusan bank pada zaman Orde Baru banyak bank yang tidak sehat, sehingga pada pergerakan reformasi sudah ratusan bank yang dilikuidasi (ditutup karena tidak mampu memenuhi kewajiban-kewajiban perbankan), yang menangani bank-bank yang tidak sehat adalah BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional).

2. Pengertian Bank

Menurun UU No. 10 Tahun 1998 Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat banyak.

Fungsi utama bank :

a. Sebagai penghimpun dana dari masyarakat

Menurut UU No. 10 tahun 1998 simpanan adalah dana yang dipercayakan masyarakat pada bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.

b. Sebagai penyalur dana/memberi kredit

Agar uang yang disimpan di Bank tidak macet maka perlu disalurkan pada masyarakat dalam pinjaman berjangka (kredit), disisi lain untuk menjaga keseimbangan dan kesetabilan nilai rupiah melalui peredaran uang. Menurut UU No. 10 tahun 1998, kredit adalah penyediaan yang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan yang diwajibka pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.

Fungsi umum bank :

a. Menerima simpanan
b. Memberikan kredit
c. Tempat pertukaran uang asing
d. Ikut serta mengatur peredaran uang asing
e. Menjaga kestabilan nilai uang

Asas perbankan di Indonesia dalam melaksanakan kegiatan berdasarkan demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian.

3. Jenis Bank

a. Bank sentral

Saat ini bank sentral secara khusus yaitu dengan UU No.23 Tahun 1999. Bank sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI), menurut UU No. 23 Tahun 1999, bank sentral mempunyai status tersendiri dan tidak dapat dipersamakan dengan bentuk bank lain. Berdasarkan UU tersebut Bank Indonesia mempunyai tugas pokok mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, hal ini diwujudkan dalam kebijakan sebagai berikut :

1. Menetapkan dan melaksanakan kebijaksanaan moneter
2. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
3. Mengatur dan mengawasi bank

Dari ketiga kebijakan tersebut, usaha-usaha yang dilakukan BI adalah sebagai berikut :

1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
  • Menetapkan sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran moneter yang ditetapkan
  • pengendalian moneter
  • Lender if the last resort
  • nila tukar
  • Mengadakan survey guna memperoleh data ekonomi dan keuangan secara tepat
2. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
  • Mengatur dan menyelenggarakan kliring
  • Mengeluarkan dan mengedarkan uang
3. Mengatur dan mengawasi bank
  • Perizinan bank
  • Kelembagaan bank
  • Kegiatan bank
  • Kegiatan bank yang berprinsip syariah
  • Merger, konsulidasi dan akusisi
b. Bank umum

Menurut UU No. 10 Tahun 1998, bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang kegiatanya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Dalam pengertian di atas adad dua hal yang perlu diperhatikan :

1. Usaha serta konvensional, dalam hal ini yang dimaksud adalah usaha bank umum menerima simpanan dalam bentuk giro, deposito serta memberikan kredit dalam jangka pendek.

2. Prinsip syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum islam :

a. Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah)
b. Pembiayaan berdasarkan penyertaan modal (musharakat)
c. Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah)
d. Pembiayaan barang modal berdasarkan prinsip sewa murni tanpa pilihan (ijarah)

Fungsi bank umum

  1. Menyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang efisien dalam kegiatan ekonomi
  2. Menciptakan uang
  3. Menghimpun dana dan menyalurkan pada masyarakat
  4. Menawarkan jasa-jasa keuangan lainnya
Usaha bank umum

Menurut UU No. 10 Tahun 1998 usaha bank umum antara lain :
  1. Menghimpun dana dari masyarakat
  2. Memberikan kredit
  3. Menertibkan surat pengakuan hutang
  4. Membeli, menjual, atau menjamin atas resiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya
  5. Menerima atau antar pihak ketiga
  6. Menyediakan tempat untuk penyimpanan barang dan surat berharga
  7. Melakukan kegiatan penitipan untuk pihak lain
  8. Dan lain-lain
Jenis bank umum

1. Bank umum milik pemerintah
2. Bank umum milik swasta nasional
3. Bank umum milik swasta asing

c. Bank perkreditan rakyat

BPR adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah. Kegiatan BPR tidak boleh memberikan jasa lalu lintas pembayaran.

Usaha BPR

  1. Menghimpun dana dari masyarakat
  2. Memberikan kredit
  3. Menyediakan pembiayaan dan menetapkan dana berdasarkan prinsip syariah
  4. Menetapkan dana dalam bentuk sertifikat Bank Indonesia dan atau tabungan pada bak lain
Kegiatan yang tidak boleh dilakuakn BPR

1. Menerima simpanan dalam bentuk giro
2. Ikut serta dalam lalu lintas pembayaran
3. Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing
4. Melakukan kegiatan perasuransian

4. Produk Bank

a. Bank sentral
  • Uang kartal
  • Uang giral
  • Jasa (memberikan kredit pada bank-bank di Indonesia)
b. Bank umum
  • Uang giral
  • Jasa simpanan
  • Jasa pengiriman uang
  • Jasa penukaran uang asing
  • Jasa penitipan barang
c. Bank perkreditan rakyat

1. Jasa kredit
2. Jasa penyimpanan uang

5. Tabungan

Tabungan adalah pendapat yang tidak dikonsumsikan sekarang
Tabungan = pendapatan – konsumsi

Jenis-jenis tabungan :

a. Tabungan perseorangan
b. Tabungan perusahaan
c. Tabungan pemerintah
d. Tabungan masyarakat

Tabungan masyarakat merupakan penjumlahan tabungan perseorangan dengan tabungan perusahaan yang berasal dari laba yang tidak dibagikan.

a. Sebagai salah satu sumber dana pembangunan Negara
b. Mengurangi pinjaman luar negeri

LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (LKBB)

1. Pengertian

Menurun UU No. 9 Tahun 1998, Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) merupakan badan usaha yang melakukan kegiatan dibidang keuangan, yang menghimpun dana dengan mengeluarkan kertas berharga dan menyalurkannya untuk membayar investasi perusahaan. Semua kegiatan LKBB diatur dalam UU No. 10 Tahun 1998. Pada tahun 1970 mulai penataan dan pengembangan pasar uang dan modal, salah satu cara adalah mendirikan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), yang bertujuan untuk memperlancar kegiatan LKBB di pasar uang.

Jadi Lembaga Keuangan Bukan Bank adalah lembaga yang melakukan kegiatan dalam bidang keuangan, yang langsung atau tidak langsung menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan pada masyarakat. Lembaga ini aktivitasnya antara lain menarik uang dari masyarakat dan kemudian menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Yang termasuk LKBB adalah :

1. Koperasi simpan pinjam

yaitu koperasi yang menggalakan para anggotanya untuk hidup hemat denga cara menabung disamping memberikan pinjaman bagi para anggotanya.

2. Perum pegadaian

Merupakan lembaga keuangan yang lapangan usahanya memberikan pinjaman kepada perorangan yang besarnya bergantung pada nilai barang jaminan yang diserahkan.

Tujuan perum pegadaian adalah untuk mencegah perorangan/masyarakat berekonomi lemah jatuh kepada lintah darat atau kreditor liar, dalam meminjam uang.

3. Perasuransian

Perusahaan asuransi adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa pertanggungan resiko. misalnya : perusahaan asuransi jiwa, asuransi tenaga kerja, asuransi kerusgian, asuransi kredit dll. Perasuransian berfungsi sebagai lembaga yang memberi jasa pertanggungan kepada orang yang mempertanggungkan dirinya dengan memperoleh imbalan berupa bunga premi. Perusahaan asuransi sumber dananya dari pembayaran polis asuransi para nasabahnya dan pembelian surat-surat berharga. Polis adalah perjanjian antara perusahaan asuransi selaku pihak penanggung dengan pihak tertanggung.

4. Dana pensiun

Dana pensiun adalah dana yang disediakan oleh pemerintah bagi para pegawai negeri, atau yang disediakan oleh perusahaan bagi para karyawan (misalnya CV, dan PT) sebagai cadangan untuk dihari tua bagi karyawannya.

Dana pensiun terkumpul lewat pemotongan gaji karyawan/pegawai setiap bulan saat masih aktif bekerja. Lembaga yang mengelola dana pension adalah PT Taspen/Persero.

5. Lembaga Pembiayaan (Leasing)

Perusahaan sewa guna usaha atau leasing adalah badan usaha yang kegiatannya menyewakan barang modal sekaligus menjual secara kredit barang tersebut kepada suatu perusahaan. Sewa beli adalah membeli secara mengangsur dan sebelum terbayar lunas dianggap sebagai menyewa barang bersangkutan.

Jadi leasing kegiatan usahanya bergerak dibidang pembiayaan untuk keperluan barang modal yang diinginkan oleh nasabah.

Kegiatan badan usaha ini antara lain :
  1. Memberikan kredit jangka menengah dan jangka panjangContoh : PT Private Development Company of Indonesia Limited, PT Pembinaan Usaha Indonesia (Bahana)
  2. Sewa gudang (Leasing)
  3. Modal venlana, Adalah kegiatan usaha jangka panjang dalam bentuk penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan untuk jangka waktu tertentu.
  4. Anjak piutang
  5. Kartu kredit
  6. Pasar Modal/Valas (Bursa Efek)Bursa efek merupakan tempat jual beli surat berharga jangka panjang misalnya saham dan obligasi. Saham adalah surat penyertaan modal atau surat tanda bukti ikut memiliki perusahaan. Obligasi adalah surat utang jangka panjang.
  7. Pasar Uang, Pasar uang adalah tempat jual beli surat berharga jangka pendek yaitu waktunya tidak lebih dari satu tahun. Misalnya : sertifikat Bank Indonesia (SBI), surat berharga pasar uang, dan call money. Penjual dan pembeli surat berharga tersebut tidak di dalam pasar tertentu, akan tetapi melalui melalui sarana elektronika seperti telepon, facsimile, atau teleks.
  8. Anjak PiutangKegiatan utama anjak piutang adalah mengambil alih (piutang tertentu) suatu perusahaan dengan suatu tanggung jawab tertentu, tergantung kesepakatan dengan pihak kreditur (pihak yang punya hutang). Tugas pokok perusahaan anjak piutang adalah menagih hutang (collector) dari orang-orang yang mempunyai utang kepada lembaga yang menyuruhnya atau dengan membeli kredit bermasalah tersebut.
  9. Modal venturaPerusahaan modal ventura merupakan perusahaan yang memberikan pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan yang usahanya mengandung resiko tinggi. Contoh :a. Pembangunan suatu objek penelitian. Proyek ini bersifat social, b. Penciptaan suatu teknologi baru, c. Pembiayaan terhadap usaha kecil
2. Fungsi dan peranan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)
  1. Memberikan pinjaman sindikasi (Syndicated Loans) dalam jumlah besar.
  2. Sebagai penjamin emisi bagi perusahaan-perusahaan yang ingin memanfaatkan dan masyarakat melalui pasar modal (go public)
  3. Sebagai konsultan ahli dalam rangka marger, akuasisi (pengambil alihan) maupun restrukturisasi permodal.
  4. Sebagai perantara bagi para investor asing yang berminat berkerja sama dengan partner lokasi atau sebaliknya.
3. Jenis Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) lainnya :

Jenis lembaga ini antara lain :

a. Usaha pemberian kredit pembelian rumah
b. Bank desa

Adalah lembaga kegiatan utamanya menerima simpanan dan memberikan pinjaman kepada masyarakat desa bersangkutan.

c. Lembaga kredit perorangan

Yaitu lembaga yang menjalankan usaha pemberian kredit dalam bentuk uang maupun bentuk lainnya.

d. Lembaga perantara penertiban dan perdagangan surat-surat berharga

Kegiatan usahanya antara lain :

1. Peminjaman emisi efek
2. Perantara perdagangan efek
3. Manager investasi
4. Penasehat investasi

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

1. Pengertian Perdagangan Antar Negara

Perdagangan adalah usaha menyampaikan barang dari produsen pada konsumen melalui jual beli dengan tujuan memperoleh laba.

Fungsi pokok perdagangan

a. Mengumpulkan dana dan mendistribusikan barang
b. Menyortir dan member derajat mut barang yang dijual
c. Menimbun dan menyimpan uang
d. Media promosi barang yang diperdagangkan
e. Memperlancar kegiatan ekonomi

Dari perngertian di atas bahwa perdagangan antar Negara menyangkut jual beli barang 
antar Negara/menyangkut ekspor impor. Perdagangan antar Negara adalah suatu kegiatan jual beli barang/jasa antara Negara yang satu dengan Negara yang lain yang saling membutuhkan dan menguntungkan. Di Indonesia sendiri perdagangan antar Negara sudah ada sejak jaman Sriwijaya yang perdagangannya sampai ke India dan Tiongkok (Cina). Untuk tingkat perkembangan internasional, perdagangan maju pesat sejak Colombus menemukan benua Amerika dan Vasco Dae Gamma sampai ke India. Bangsa Eropa dan Amerika pada jaman dahulu ke wilayah Asia Tenggara terutama untuk mencari rempah-rempah.

2. Timbulnya Perdagangan Antar Negara

Untuk memenuhi segala yang dibutuhkan rakyat dan pemerintahnya, Negara tersebut harus mengadakan hubungan ekonomi dengan lain. Maka timbullah hubungan ekonomi antar Negara atau hubungan ekonomi internasional.

a. Faktor yang mempengaruhi hubungan antar Negara :

Iklim dan keadaan tanah, hal ini menyebabkan sumber alam dan hasilnya yang berbeda-beda, Kebudayaan Negara yang berbeda-beda

b. Dari keempat faktor tersebut dapat dijabarkan bahwa perdagangan antar Negara disebabkan karena :

1. Tidak setiap Negara mampu memenuhi kebutuhan sendiri
2. Tidak setiap Negara mampu memproduksi sendiri
3. Adanya kelebvihan hasil produksi suatu Negara
4. Adanya kemampuan SDM yang berbeda, hingga mempengaruhi teknologi yang dikuasai
5. Kemampuan modal yang dimiliki berbeda-beda
6. Ada suatu Negara yang kekurangan hasil produksi

3. Manfaat Perdagangan Antar Negara

Secara ekonomis, tujuan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh keuntungan. Cara yang dilaksanakan adalah mengekspor dan mengimpor barang. Mengekspor barang-barang yang dapat diproduksi di dalam negeri dengan cara yang efisien, dengan biaya yang murah tetapi dengan mutu yang baik. Mengimpor barang-barang yang dibutuhkan dengan kualitas baik, tetapi dngan harga yang lebih murah daripada kalau diproduksi sendiri.

Manfaat perdagangan antar Negara :

a. Kebutuhan setiap Negara terpenuhi
b. Negara pengekspor memperoleh keuntungan
c. Setiap Negara dapat mengadakan specialisasi produksi
d. Dapat mendorong produksi secara besar-besaran
e. Meningkatkan hubungan persahabatan antar Negara
f. Dapat mendorong kemajuan IPTEK

4. Hambatan Perdagangan Antar Negara

  1. Adanya perbedaan mata uang
  2. Pembayaran antar Negara beresiko besar
  3. Kebijaksanaan impor yang dilakukan suatu Negara (kouta, proteksi, tarif, dsb)
  4. Perang dan resensi
  5. Adanya persamaan barang ekspor
  6. Organisasi ekonomi regional lebih mementingkan kelompok anggotanya
  7. Proses ekspor memerlukan waktu lama
  8. Negara agraris sulit mengembangkan perdagangan
  9. Perekonomian Negara berkembang terdesak Negara maju
Untuk Negara Indonesia saat ini yang menjadi hambatan perdagangan internasional antara lain :
  1. Nilai rupiah yang kurang stabil, menimbulkan keragua-raguan ekspor impor
  2. LC (Letter of Credit = lembaga penjamin ekspor impor) kurang mendapat kepercayaan
  3. Stabilitas politik labil, sehingga investor enggan menanam modal
  4. Cadangan devisa menipis, yang menyebabkan kesulitan melakukan perdagangan internasional dan sebagian untuik membayar hutang.
  5. Perbedaan Perdagangan Dalam Negeri Pewrdagangan Antar Negara
Perbedaan yang paling mendasar adalah perbedaan alat pembayaran dan cara pembayarannya

No.
Letak Perbedaan
Dalam Negeri
Luar Negeri
1
Alat pembayaran
Jenis uang sama sehingga tidak mengalami kesulitan
Jenis mata uang berbeda sehingga harus menggunakan kurs mata uang
2
Cara pembayaran
Dapat dibayarkan secara langsung karena tinggal dalam satu negara
Tidak dapat dilakukan secara langsung, maka cara yang digunakan adalah, wasel dagang, clearing internasional, telegraphic transfer, kompensasi pribadi, menggunakan LC

6. Komodity Ekspor dan Impor Indonesia

a. Barang-barang ekspor meliputi :

  1. Hasil tambang, minyak bumi, gas alam, batu bara, besi, baja, alumunium, tembaga
  2. Hasil hutan , industry kayu gergajian, kayu lapis, mebel dan rotan
  3. Hasil kebun, Teh, karet, coklat, kina dan tembakau
  4. Hasil pertanian, sayuran dan buah-buahan
  5. Hasil industry, tekstil, kain tenun, pakaian jadi dan sepatu
b. Barang-barang impor meliputi :
  1. Hasil industry, kendaraan bermotor, mobil, perahu, mesin, traktor
  2. Hasil pertanian, gandum, beras dan buah-buahan
  3. Hasil perkebunan, yute dan gula tebus
ALAT PEMBAYARAN ANTAR NEGARA

Dalam perdagangan antar Negara pembayaran tidak dapat dilakuakan secara langsung, karena perbedaan tempat tinggal dan perbedaan mata uang, sehingga diperlukan kesepakatan jenis alat pembayarannya atau mengacu pada jenis alat pembayaran yang berlaku secara internasional.Alat pembayaran yang digunakan secaracinternasional adalah devisa, sedangkam jenis mata uang yang digunakan sebagai patokan/standar mata uang adalah $US (dollar Amerika).

1. Alat Pembayaran Antar Negara

a. Pengertian

Devisa adalah alat pembayaran internasional/luar negeri yang sah, sehingga bagi Negara yang terlibat dalam perdagangan internasional harus mengakui adanya perbedaan jenis mata uang masing-masing Negara.

Wujud devisa antara lain :

1. Emas
2. Uang asing
3. Wasel asing
4. Tagihan luar negeri (piutang luar negeri)

b. Fungsi devisa

Semakin besar suatu Negara mempunyai devisa, semakin mudah pula melakuakan perdagangan antar Negara. Syarat utama suatu Negara dapat memiliki devisa adalah harus melakukan ekspor dan impor.

Fungsi devisa :

1. Sebagai alat pembayaran luar negeri yang sah
2. Sebagai alat untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu Negara
3. Sebagai alat untuk mengatasi kesulitan ekonomi negara

c. Sumber perolehan devisa
  1. Ekspor, Ekspor merupakan sumber utaa devisa
  2. Penyelenggaraan jasa, Misalnya bandara untuk pesawat asing, menyewakan gudang dipelabuhan untuk menyimpan barang ekspor impor
  3. Pariwisata, Wisatawan dari mancanegara yang dating ke Indonesia akan mendatangkan devisa , karena mereka akan menukarkan mata uang asing ke Rupiah
  4. Hadiah dan bantuan dari luar negeri, Bantuan luar negeri maupun hadiah dapat menambah besarnya devisa
  5. Pinjaman luar negeri, Pinjaman merupakan tambahan devisa, biasanya pinjaman dipergunakan untuk membayar barang impor
  6. Kiriman uang asing, Orang-orang Indonesia yang bekerja di Luar negeri, yang mengirimkan uang ke Indonesia merupakan tambahan devisa
d. Faktor-faktor yang mengurangi devisa
  1. Devisa neraca pembayaran, disini pengeluaran pemerintah lebih besar daripada penerimanya (impor lebih besar dari ekspornya)
  2. Menurunya surplus neraca pembayaran
  3.  Adanya apresiasi mata uang yang kuat
e. Tujuan penggunaan devisa

  1. Membayar impor barang
  2. Memperoleh jasa dari luar negeri
  3. Membiayai pelajar-pelajar yang sekolah di luar negeri
  4. Membiayai kedutaan dan konsulat di luar negeri
  5. Membiayai perjalanan dinas dan kunjungan resmi pejabat pemerintah keluar negeri
  6. Membiayai misi kesenian dan olah raga ke luar negeri
2. Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran

Neraca perdagangan adalah salah satu daftar perbandingan jumlah ekspor dengan jumlah suatu Negara dalam waktu satu tahun. Neraca perdagangan adalah suatu daftar perbandingan jumlah pengeluaran dan jumlah pemasukan suatu Negara dalam waktu satu tahun.

3. Biro Lalu Lintas Devisa (BLLD)

Sebelumnya lembaga ini, disebut Lembaga Alat Pembayaran Luar Negeri (LAAPLN) yang bertugas mengawasi devisa di Indonesia.

Tugas-tugas BLLD adalah :
  • Berusaha menambah pemasukan devisa
  • Mengawasi penggunaan devisa
4. Kebijaksanaan Perdagangan Internasional

Adalah segala aktifitas pemerintah yang bertujuan untuk mengatur perdagangan internasional. Beberapa kebijaksanaan dalam negeri pemerintah mengambil kebijaksanaan antara lain :

a. Di bidang Impor

1. Pengenaan tarif impor, dengan tujuan :
  • Untuk melindungi produksi dalam negeri
  • Untuk meningkatkan sumber pendapatan Negara
  • Untuk menjaga stabilitas neraca pembayaran
2. Quota (pembatasan impor), yaitu penjatahan impor dengan menentukan barang yang boleh diimpor.

3 Pelarangan impor (embago), yaitu larangan impor terhadap beberapa barang tertentu.

4. Pengendalian devisa, yaitu kebijaksanaan pemerintah untuk menguasai devisa agar dapat mengendalikan dan mengawasi penggunaan devisa.

b. Di bidang ekspor
  1. Subsidi ekspor, bertujuan untukmeningkatkan ekspor untuk barang-barang tertentu
  2. Penyesuaian kurs mata uang asing yaitu mengatur alat-alat pembayaran luar negeri
  3. Perjanjian internasional barang ekspor yaitu perjanjian yang diadakan Negara pengekspor barang yang sama dengan tujuan menghilangkan sikap persaingan dan memperkuat kedaulatan di pasaran internasional
  4. Pembatasan ekspor yaitu kebijaksanaan pembatasan ekspor untuk barang-barang tertentu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. 

SEMESTER II

KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL

Pengertian, Kerja sama ekonomi internasional adalah kerja sama yang dilakukan satu Negara dengan negara lain atau dengan beberapa negara dalam bidang ekonomi

Tujuan kerja sama ekonomi internasional

1. Untuk memenuhi kebutuhan suatu negara
2. untuk melindungi pertumbuhan industri suatu negara
3. meningkatkan kehidupan ekonomi negara yang terlibat
4. mempererat persahabatan antar negara di dunia
5. meningkatkan devisa negara
6. meningkatkan perdamaian regional dan internasional 

Bentuk -bentuk kerja sama ekonomi antar negara 
  1. Bilateral, Adalah kerja sama ekonomi antara dua negara
  2. Regional, kerja sama ekonomi yang dilakukan oleh beberapa negara yang berada dalan satu kawasan/ wilayah
  3. Multilateral, kerja sama ekonomi antara suatu negara dengan beberapa negara yang tergabung satu kelompok / organisasI
  4. Internasional , bentuk kerja sama ekonomi antar negara – negara di dunia 
Lembaga Kerjasama International

1. ASEAN 

Berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok,Thailand.berdasar deklarasi Bangkok. Anggotanya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina, Brunei Darusalam, Vietnam, Myanmar, Laos dan Kamboja . Tujuan : mewujudkan dan meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, social dan budaya antar negara anggota Asia Tenggara 

Tujuan Didirikannya ASEAN



ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) adalah organisasi yang beranggotakan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Awalnya, perhimpunan negara asia tenggara, ASEAN didirikan oleh 5 negara, yaitu: Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura. Organisasi ASEAN didirikan di Bangkok pada tanggal 8 Agustus tahun 1967 dengan dasar-dasar pertimbangan sebagai berikut:
  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan dikawasan Asia Tenggara.
  2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum.
  3. Meningkatkan kerja sama yang aktif dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.
  4. Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian.
  5. Meningkatkan penggunaan pertanian, idustri, perdagangan, jasa, dan meningkatkan taraf hidup.
  6. Memelihara kerjasama yang erat dan bermanfaat dengan organisasi-organisasi internasional dan regional
Demikian tujuan dari didirikannya organiasasi negera-negara di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN. Semoga saja dengan adanya organisasi ini bisa mewujudkan cita-cita bersama negara-negara di kawasan Asia Tenggara khususnya, seperti apa yang tercakup dalam tujuan didirikannya ASEAN tersebut. 

2) MEE ( Masyarakat Ekonomi Eropa ) 

Berdiri pada tahun 1957 berdasar perjanjian antar negara Eropa barat di Roma tanggal 25 Maret 1957 . Berberapa negara anggota : Belanda, Belgia, Inggris, Irlandia, Jerman, Perancis, Yunani, Italia, Swedia, Spanyol, Tujuan : menyusun dan melaksanakan politik perdagangan bersama dan mendirikan daerah perdagangan bebas di eropa ( sering disebut Pasar Bersama Eropa ) 

Tujuan MEE: 
  1. mempererat kerjasama bidang ekonomi di antara sesama negara Eropa 
  2. meningkatkan taraf hidup masyarakat Eropa 
  3. mengujudkan integrasi negara-negara Eropa yang aman, makmur dan bersatu. 
  4. memperluas lapangan kerja bagi rakyat Eropa 
  5. memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas. 
  6. menghapus semua yang merintangi, menghambat peningkatan perdagangan internasional. 
  7. menjaga keseimbangan perdagangan antar sesama anggota MEE. 
  8. memperluas hubungan ekonomi dengan negara-negara di luar MEE.
3) AFTA ( Asean Free Trade Area ) 

AFTA atau Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (ASEAN Free Trade Area) adalah perjanjian yang dibuat oleh Persatuan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) untuk pengeluaran tempatan semua negara-negara yang terlibat.

Ketika perjanjian AFTA ditandatangani secara rasmi, ASEAN memiliki enam buah negara anggota iaitu, Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand. Vietnam bergabung pada 1995, Laos dan Myanmar pada 1997 dan Kemboja (Kampuchea) pada 1999. AFTA sekarang terdiri dari sepuluh buah negara ASEAN. Keempat-empat buah negara-negara anggota baru tersebut diwajibkan menandatangani perjanjian AFTA untuk menyertai ASEAN. Namun begitu, kelonggaran waktu telah diberi untuk memenuhi kewajiban pengurangan tarif AFTA.

Tujuan

Antara tujuan perjanjian AFTA dibuat adalah untuk meningkatkan daya saing ASEAN sebagai pangkalan pengeluaran dalam pasaran dunia melalui penghapusan halangan tarif dan bukan tarif dalam ASEAN. Selain itu, dengan wujudnya AFTA, ia mampu menarik pelaburan asing langsung ke ASEAN. Pada masa yang sama, pengguna dapat memperoleh barang dagangan dari pengeluar yang lebih cekap di ASEAN serta mewujudkan perdagangan intra-ASEAN. Seiring dengan peningkatan persaingan harga dalam industri-industri pembuatan dan saiz pasaran yang lebih besar, pelabur-pelabur dapat menikmati pengeluaran secara besar-besaran

Perlaksanaan

Menurut Deklarasi Singapura 1992 (28 Januari 1992), Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN ditubuhkan menggunakan Skim CEPTsebagai mekanisme utama mulai 1 Januari 1993 dengan tarif istimewa asas dari 0% hingga 5% dalam linkungan masa 15 tahun. Satu Majlis yang bertaraf kabinet juga ditubuhkan untuk mengawasi, menyelaras, dan meninjau perlaksanaan Perjanjian Skim CEPT untuk AFTA.

Pada 31 Januari 2003, perjanjian AFTA dan CEPT dipinda dalam perkara yang berkaitan dengan penghapusan duti-duti import. Antara perkara-perkara yang disentuh adalah:
Duti import produk dalam Senarai-senarai Termasuk Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand akan dihapuskan tidak lewat daripada 1 Januari 2010.
Duti import produk dalam Senarai-senarai Termasuk Kemboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam akan dihapuskan tidak lewat daripada 1 Januari 2015. Namun, penghapusan duti import bagi produk-produk sensitif dibenarkan tidak lewat daripada 1 Januari 2018.

4) APEC ( Asian Pacific Economics Coorporation 

Di bentuk di Canberra, Australia tahun 1989 atas usul Perdana menteri Australia Bob Howke, Berlaku tahun 2010 untuk negara maju dan tahun 2020 untuk negara berkembang . Beberapa negara angotanya : USA,Canada, Meksiko, Australia, Selandia Baru, Cina, Jepang, Korea selatan, Indonesia,Malaysia,Singapura, Filiphina . Tujuan melaksanakan liberalisasi perdagangan dan investasi serta meningkatkan pemanfaatan SDA dan SDM untuk pembangunan ekonomi di kawasan asia Pasifik. 

Asia-Pacific Economic Cooperation, atau APEC, adalah forum utama untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi, kerjasama, perdagangan dan investasi di kawasan Asia-Pasifik.

APEC merupakan kelompok antar pemerintah yang beroperasi berdasarkan komitmen yang tidak mengikat, dialog terbuka dan rasa hormat yang sama terhadap pandangan semua anggota. Tidak seperti WTO atau badan-badan perdagangan multilateral lainnya, APEC tidak memiliki perjanjian kewajiban dari anggotanya. Keputusan yang dibuat dalam APEC dicapai dengan konsensus dan komitmen dilakukan atas dasar sukarela.

APEC memiliki 21 anggota - disebut sebagai "entitas ekonomi" - yang menyumbang sekitar 40 persen dari populasi dunia, sekitar 55 persen dari Gross Domestic Product (GDP) dunia dan sekitar 44 persen dari perdagangan dunia.

Ke-21 entitas ekonomi APEC adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chili, Republik Rakyat Cina, Hong Kong, China, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Republik Filipina , The Federasi Rusia, Singapura, Cina Taipei, Thailand, Amerika Serikat, Viet Nam.

Maksud dan Tujuan

APEC didirikan pada 1989 dengan tujuan utama untuk lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran untuk kawasan dan memperkuat komunitas Asia-Pasifik.
  1. bekerja untuk mengurangi tarif dan hambatan perdagangan lainnya di seluruh kawasan Asia-Pasifik,
  2. menciptakan ekonomi domestik yang efisien dan secara dramatis meningkatkan ekspor. 
  3. terwujudnya perdagangan dan investasi yang bebas dan terbuka di Asia-Pasifik pada 2010 untuk negara-negara industri dan pada 2020 untuk negara-negara berkembang. 
  4. Tujuan ini diadopsi oleh pemimpin pada pertemuan 1994 di Bogor, Indonesia.

5) NAFTA ( North American Free Trade Area ) 


NAFTA (North American Free Trade Agreement) merupakan kerjasama perdagangan bebas di Amerika Utara yang bertujuan untuk memudahkan negara anggota dalam bidang ekonomi mulai dari pembebasan tarif dan hambatan perdagangan dan produksi barang tertentu hingga adanya perlakuan adil terhadap penanam modal asing yang akan menanamkan modalnya di masing-masing negara-negara anggota (Krimawati, ?). Anggotanya adalah Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. NAFTA merupakan area perdagangan bebas terbesar kedua setelah Eropa (Vogel, 2009).

6) OPEC 

OPEC ( Organization of Petroleum Exporting Countries) adalah organisasi negara-negara pengekspor minyak. OPEC didirikan atas prakarsa lima negara produsen terbesar minyak dunia, yaitu Iran, Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela, pada pertemuan tanggal 14 September 1960 di Baghdad, Irak. OPEC berkedudukan di Wina, Austria.

Anggota OPEC adalah sebagai berikut :

1. Aljazair (1969)
2. Angola (1 Januari 2007)
3. Libya (Desember 1962)
4. Nigeria (Juli 1971)
5. Arab Saudi (negara pendiri, September 1960)
6. Iran (negara pendiri, September 1969)
6. Irak (negara pendiri, September 1960)
8. Kuwait (negara pendiri, September 1960)
9. Qatar (Desember 1961)
10. Uni Emirat Arab (November 1967)
11. Ekuador (1973–1993, kembali menjadi anggota sejak tahun 2007)
12. Venezuela (negara pendiri, September 1960)

Anggota yang keluar adalah sebagai berikut :

1. Gabon (keanggotaan penuh dari 1975–1995)
2. Indonesia (anggota dari Desember 1962–Mei 2008)

Pada Mei 2008, Indonesia mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan surat untuk keluar dari OPEC pada akhir 2008 mengingat Indonesia kini telah menjadi importir minyak (sejak 2003) atau net importer dan tidak mampu memenuhi kuota produksi yang telah ditetapkan.

Kemungkinan jadi anggota :Suriah, Sudan, dan Bolivia (ketiga negara ini sudah diundang oleh OPEC untuk bergabung)Brasil (ingin bergabung setelah ditemukan cadangan minyak yang besar di Atlantik)

OPEC mempunyai beberapa tujuan berikut ini :

a) Menyatukan kebijakan perminyakan antara negara-negara anggota.
b) Memenuhi kebutuhan dunia akan minyak bumi.
c) Menstabilkan harga minyak dunia.
d) Menentukan kebijakan-kebijakan untuk melindungi negara-negara anggota.

OPEC berupaya menstabilkan harga minyak di pasar internasional dan menjamin kesinambungan pasokan minyak kepada negara-negara konsumen. Salah satu cara untuk menjaga stabilitas pasar minyak internasional adalah melalui penentuan kuota (batas tertinggi) produksi minyak berdasarkan kesepakatan negara anggota. Misalnya, apabila permintaan minyak dunia meningkat atau salah satu negara anggota OPEC mengurangi produksinya, maka negara anggota OPEC lain dapat secara sukarela meningkatkan produksi minyaknya untuk menghindari lonjakan harga yang tidak terkendali. Dalam perdagangan internasional, OPEC menguasai 55% minyak dunia. Karena itu OPEC memegang peranan penting dalam masalah perminyakan internasional, terutama dalam hal menaikkan dan menurunkan tingkat produksinya. Di samping itu OPEC juga terlibat aktif dalam usaha peningkatan perdagangan internasional serta koservasi lingkungan.

7) WTO / GATT 

Organisasi Perdagangan Dunia (bahasa Inggris: WTO, World Trade Organization) adalah organisasi internasional yang mengawasi banyak persetujuan yang mendefinisikan "aturan perdagangan" di antara anggotanya (WTO, 2004a). Didirikan pada 1 Januari 1995 untuk menggantikan GATT, persetujuan setelah Perang Dunia II untuk meniadakan hambatan perdagangan internasional. Prinsip dan persetujuan GATT diambil oleh WTO, yang bertugas untuk mendaftar dan memperluasnya.

WTO merupakan pelanjut Organisasi Perdagangan Internasional (ITO, International Trade Organization). ITO disetujui oleh PBB dalam Konferensi Dagang dan Karyawan di Havana pada Maret 1948, namun ditutup oleh Senat AS (WTO, 2004b).

WTO bermarkas di Jenewa, Swiss. Direktur Jendral sekarang ini adalah Pascal Lamy (sejak 1 September 2005). Pada Juli 2008 organisasi ini memiliki 153 negara anggota. Seluruh anggota WTO diharuskan memberikan satu sama lain status negara paling disukai, sehingga pemberian keuntungan yang diberikan kepada sebuah anggota WTO kepada negara lain harus diberikan ke seluruh anggota WTO (WTO, 2004c).

Pada akhir 1990-an, WTO menjadi target protes oleh gerakan anti-globalisasi.

WTO memiliki berbagai kesepakatan perdagangan yang telah dibuat, namun kesepakatan tersebut sebenarnya bukanlah kesepakatan yang sebenarnya. Karena kesepakatan tersebut adalah pemaksaan kehendak oleh WTO kepada negara-negara untuk tunduk kepada keputusan-keputusan yang WTO buat.

Privatisasi pada prinsip WTO memegang peranan sungguh penting. Privatisasi berada di top list dalam tujuan WTO. Privatisasi yang didukung oleh WTO akan membuat peraturan-peraturan pemerintah sulit untuk mengaturnya. WTO membuat sebuah peraturan secara global sehingga penerapan peraturan-peraturan tersebut di setiap negara belum tentulah cocok. Namun, meskipun peraturan tersebut dirasa tidak cocok bagi negara tersebut, negara itu harus tetap mematuhinya, jika tidak, negara tersebut dapat terkena sanksi ekonomi oleh WTO.

Negara-negara yang tidak menginginkan keputusan-keputusan yang dirasa tidak fair, tetap tidak dapat memberikan suaranya. Karena pencapaian suatu keputusan dalam WTO tidak berdasarkan konsensus dari seluruh anggota. Merupakan sebuah rahasia umum bahwa empat kubu besar dalam WTO (Amerika Serikat, Jepang, Kanada, dan Uni Eropa) lah yang memegang peranan untuk pengambilan keputusan. Pertemuan-pertemuan besar antara seluruh anggota hanya dilakukan untuk mendengarkan pendapat-pendapat yang ada tanpa menghasilkan keputusan. Pengambilan keputusan dilakukan di sebuah tempat yang diberi nama "Green Room". Green Room ini adalah kumpulan negara-negara yang biasa bertemu dalam Ministerial Conference (selama 2 tahun sekali), negara-negara besar yang umumnya negara maju dan memiliki kepentingan pribadi untuk memperbesar cakupan perdagangannya. Negara-negara berkembang tidak dapat mengeluarkan suara untuk pengambilan keputusan.

8) CGI ( Consultative Group on Indonesia ) 

Sejarah Singkat CGI

CGI didirikan pada tahun 1992. Organisasi ini merupakan pengganti IGGI (Inter Governmental Group On Indonesia). Negara yang tergabung adalah Australia, Belgia, Kanada, Prancis, Jerman Barat, Italia, Jepang, Belanda, Selandia Baru, Swiss, Inggris, dan AS. IGGI ini dinyatakan tidak berfungsi lagi oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 25 Maret 1992.

Tujuan CGI

Tujuan CGI adalah membantu pembangunan Indonesia untuk pengembangan berbagai proyek di lndonesia. Bantuan berupa pinjaman itu harus melalui angsuran dalam jangka waktu 30 sampai 50 tahun.

Anggota CGI

Anzgota CGI terdiri atas badan-badan internasional dan negara-negara maju. CGI pertama kali bersidang di Paris tanggal 16 — 17 Juli 1992, dan dihadiri oleh 10 badan internasional dan 18 negara. Badan internasional yang membantu CGI, antara lain: Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia, Kuwait Fund, Saudi Fund, IDB (Islamic Development Bank), IFAD, UNICEF, Nordic Investment Bank, EIB (European Investment Bank).
Negara yang mendukung adalah Jepang, Jerman, AS, Austria, Inggris, Belgia, Prancis, Selandia Baru, Denmark, Swis, Finlandia, dan Republik Korea, Swedia, Spanyol, Australia, Kanada, Norwegia dan Italia.

Sebagai negara berkembang, Indonesia sedikit banyak membutuhkan bantuan asing untuk mendukung percepatan pembangunan. Oleh karena itu, dengan adanya CGI, pembangunan di Indonesia bisa berkembang lebih cepat dan membantu cita-cita bangsa Indonesia agar Indonesia bisa menjadi negara maju dan makmur secara ekonomi.

9) IDB ( Islamic Development Bank ) 




Ide pendirian Bank Islam pertama kali dibicarakan di konferensi Menteri Luar Negeri Negara-Negara Islam yang kedua di Karachi pada Desember 1970. Agenda pertemuan tersebut adalah “Economic, Cultural, and Social Co-operation among Participating States” salah satu pembahasannya adalah Bank Muslim Internasional untuk perdagangan dan pembangunan.Pada 1975, berdirilah IDB (Islamic Development Bank) yang didirikan di Jeddah, Arab Saudi. Sebagai sebuah lembaga perbankan internasional, IDB dipercayai dengan fungsi mendorong perdagangan asing dan kerja sama ekonomi di negara-negara Islam. Juga, melakukan penelitian untuk memungkinkan kegiatanekonomi, keuangan, dan perbankan di negara-negara Islam untuk menyesuaikan diri dengan syariah.

A. Tujuan didirikannya IDB

Bank Pembangunan Islam adalah lembaga keuangan internasional yang didirikan tahun mengikut Intent Pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Konferensi Negara-negara Muslim yang diselenggarakan di Jeddah pada Q'adah Dzul 1393H, sesuai dengan Desember 1973. The Inaugural Rapat Dewan Gubernur terjadi di Rajab 1395H, yang berkaitan Juli 1975, dan Bank secara resmi dibuka pada tanggal 15 Syawal 1395H yang sesuai sampai 20 Oktober 1975.

1. Tujuan

Tujuan dari Bank adalah untuk mendorong pembangunan ekonomi dan kemajuan sosial negara-negara anggota dan masyarakat muslim baik secara perorangan maupun bersama-sama sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yaitu, Hukum Islam.

2. Fungsi

Fungsi Bank untuk berpartisipasi dalam modal dan memberikan pinjaman untuk proyek-proyek produktif dan perusahaan selain memberikan bantuan keuangan kepada negara-negara anggota dalam bentuk lain untuk pembangunan ekonomi dan sosial. Bank ini juga diperlukan untuk mendirikan dan mengoperasikan dana khusus untuk tujuan tertentu, termasuk dana bantuan untuk masyarakat Muslim di negara-negara non-anggota, di samping mendirikan dana perwalian. Bank berwenang untuk menerima deposito dan untuk memobilisasi sumber daya keuangan syariah yang kompatibel melalui mode. Hal ini juga dituntut dengan tanggung jawab membantu dalam promosi perdagangan luar negeri terutama dalam barang-barang modal, di antara negara anggota; memberikan bantuan teknis kepada negara-negara anggota, dan memperluas fasilitas pelatihan untuk personil yang terlibat dalam kegiatan pembangunan di negara-negara Muslim untuk menyesuaikan diri dengan Shari ' ah.

3. Keanggotaan

Keanggotaan yang sekarang Bank terdiri dari 56 negara. Kondisi dasar untuk keanggotaan adalah bahwa negara calon anggota harus menjadi anggota Organisasi Konferensi Islam, membayar kontribusi ke ibukota dari Bank dan bersedia menerima syarat-syarat dan kondisi sebagaimana dapat diputuskan oleh Dewan IDB Gubernur.

10) IMF 

Didirikan tanggal 27 September 1945 , Merupakan lembaga di bawah naungan PBB . Tujuan : menciptakan stabilitas keuangan di negara – negara anggota dan mendorong kerja sama internasional di bidang ekonomi dan keungan 

Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) adalah organisasi internasional yang bertanggungjawab dalam mengatur sistem finansial global dan menyediakan pinjaman kepada negara anggotanya untuk membantu masalah-masalah keseimbangan neraca keuangan masing-masing negara. Salah satu misinya adalah membantu negara-negara yang mengalami kesulitan ekonomi yang serius, dan sebagai imbalannya, negara tersebut diwajibkan melakukan kebijakan-kebijakan tertentu, misalnya privatisasi badan usaha milik negara.

Dari negara-negara anggota PBB, yang tidak menjadi anggota IMF adalah Korea Utara,Kuba, Liechtenstein, Andorra, Monako, Tuvalu dan Nauru.

TUJUAN IMF
  1. Dalam status pendirian IMF disebut enam butir tujuan yang ingin dicapai oleh IMF, yaitu
  2. Untuk memajukan kerjasama moneter internasional dengan jalan mendirikan lembaga (IMF)
  3. Untuk memperluas perdagangan dan investasi dunia
  4. Untuk memajukan stabilitas kurs valuta asing
  5. Untuk mengurangi dan membatasi praktek-praktek pembatasan terhadap pembayaran internasional
  6. Untuk menyediakan dana yang dapat dipinjamkan dalam bentuk pinjaman jangka pendek atau jangka menengah yang dibutuhkan guna mempertahankan kurs valuta asing yang stabil selama neraca pembayaran mengalami deficit yang sifatnya sementara sampai dapat diatasi dengan jalan menyesuaikan tingginya kurs devisa
  7. Untuk memperpendek dan memperkecil besarnya deficit atau surplus neraca pambayaranUntuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, IMF mengeluarkan berbagai kebijakan moneter internasional. Kebijakan-kebijakan tersebut, yang realisasinya dengan sendirinya dikeluarkan dalam bentuk peraturan-peraturan atau ketentuan-ketentuan yang berlaku.
11) IBRD / Bank Dunia 

Tujuan resmi Bank Dunia adalah pengurangan kemiskinan. Menurut Articles of Agreement Bank Dunia (sebagaimana telah diubah, efektif sejak 16 Februari 1989) seluruh keputusannya harus diarahkan oleh sebuah komitmen untuk mempromosikan investasi luar negeri, perdagangan internasional, dan memfasilitasi investasi modal.

Bank Dunia berbeda dengan Grup Bank Dunia (World Bank Group), dimana Bank Dunia hanya terdiri dari dua lembaga: Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan(International Bank for Reconstruction and Development) (IBRD) dan Asosiasi Pembangunan Internasional (International Development Association) (IDA), sementara Grup Bank Dunia mencakup dua lembaga tersebut ditambah tiga lagi. International Finance Corporation (IFC), Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA), dan International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID).

Pengoperasian Bank Dunia dijaga melalui pembayaran sebagaimana diatur oleh negara-negara anggota. Aktivitas Bank Dunia saat ini difokuskan dalam bidang seperti pendidikan, pertanian dan industri. Bank Dunia memberi pinjaman dengan tarif preferensial kepada negara-negara anggota yang sedang dalam kesusahan. Sebagai balasannya, pihak Bank juga meminta bahwa langkah-langkah ekonomi perlu ditempuh agar misalnya, tindak korupsi dapat dibatasi atau demokrasi dikembangkan.

Bank Dunia didirkan pada 27 Desember 1945 setelah ratifikasi internasional mengenai perjanjian yang dicapai pada konferensi yang berlangsung pada 1 Juli–22 Juli 1944 di kota Bretton Woods. Markas Bank Dunia berada di Washington, DC, Amerika Serikat. Secara teknis dan struktural Bank Dunia termasuk salah satu dari badan PBB, namun secara operasional sangat berbeda dari badan-badan PBB lainnya.

12) Lembaga di bawah PPB



UNICEF

Didirikan oleh Majelis Umum PBB pada 11 Desember 1946. Bermarkas besar di Kota New York, UNICEF. memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan jangka panjang kepada anak-anak dan ibunya di negara-negara berkembang. UNICEF merupakan agensi yang didanai secara sukarela, oleh karena itu agensi ini bergantung pada sumbangan dari pemerintah dan pribadi. Program-programnya menekankan pengembangan pelayanan masyarakat untuk mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak.



UNESCO

UNESCO memiliki anggota 191 negara. Organisasi ini bermarkas di Paris, Perancis. Didirikan pada 1945. Tujuan organisasi adalah mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki. (Artikel 1 dari konstitusi UNESCO).

UNESCO memiliki lima program utama yang disebarluaskan melalui: pendidikan, ilmu alam, ilmu sosial & manusia, budaya, serta komunikasi & informasi. Proyek yang disponsori oleh UNESCO termasuk program baca-tulis, teknis, dan pelatihan-guru; program ilmu internasional; proyek sejarah regional dan budaya, promosi keragaman budaya; kerja sama persetujuan internasional untuk mengamankan warisan budaya dan alam serta memelihara HAM; dan mencoba untuk memperbaiki perbedaan digital dunia.



UNHCR:

Bermarkas di Jenewa, Swis. Didirikan pada tanggal 14 Desember 1950, bertujuan untuk melindungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi berdasarkan permintaan sebuah pemerintahan atau PBB kemudian untuk mendampingi para pengungsi tersebut dalam proses pemindahan tempat menetap mereka ke tempat yang baru.

Badan itu diberi mandat untuk memimpin dan mengkoordinasikan langkah-langkah internasional untuk melindungi pengungsi dan menyelesaikan permasalahan pengungsi di seluruh dunia. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi hak-hak para pengungsi. Badan ini memastikan setiap pengungsi mendapatkan hak untuk memperoleh perlindungan



WHO:

Satu badan PBB yang bertindak sebagai sebagai koordinator kesehatan umum internasional dan bermarkas di Jenewa, Swiss. WHO didirikan oleh PBB pada 7 April 1948. WHO mewarisi banyak mandat dan persediaan dari organisasi sebelumnya, Organisasi Kesehatan, yang merupakan agensi dari LBB.

Konstitusi WHO menyatakan bahwa tujuan didirikannya WHO "adalah agar semua orang mencapai tingkat kesehatan tertinggi yang paling memungkinkan". Tugas utama WHO yaitu membasmi penyakit, khususnya penyakit menular yang sudah menyebar luas.

Selain mengatur usaha-usaha internasional untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular, seperti SARS , malaria , tuberkulosis , flu babi dan AIDS , WHO juga mensponsori program-program yang bertujuan mencegah dan mengobati penyakit-penyakit seperti contoh-contoh tadi. WHO mendukung perkembangan dan distribusi vaksin yang aman dan efektif, diagnosa penyakit dan kelainan, dan obat-obatan.

Ditambah lagi dalam tugasnya memusnahkan penyakit, WHO juga melaksanakan berbagai kampanye yang berhubungan dengan kesehatan -- contohnya, untuk meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran di seluruh dunia dan berusaha mengurangi penggunaan tembakau



FAO

Bermarkas di Roma, Italia, FAO bertujuan untuk menaikkan tingkat nutrisi dan taraf hidup; meningkatkan produksi, proses, pemasaran dan penyaluran produk pangan dan pertanian; mempromosikan pembangunan di pedesaan; dan melenyapkan kelaparan. FAO dibentuk tahun 1945 di Quebec City, Quebec, Kanada. Pada 1951, markasnya dipindahkan dari Washington, D.C., AS ke Roma, Italia. Terhitung 26 November 2005, FAO mempunyai 189 anggota (188 negara dan Komunitas Eropa).

Aktivitas utama FAO terkonsentrasi pada 4 bagian:
  1. Bantuan Pembangunan untuk negara-negara berkembang.
  2. Informasi mengenai nutrisi, pangan, pertanian, perhutanan dan perikanan.
  3. Nasehat untuk pemerintah.
  4. Forum netral untuk membicarakan dan menyusun kebijakan mengenai isu utama pangan dan pertanian.

ILO

Sebuah wadah yang menampung isu buruh internasional di bawah PBB. ILO didirikan pada 1919 sebagai bagian Persetujuan Versailles setelah Perang Dunia I. Organisasi ini menjadi bagian PBB setelah pembubaran LBB dan pembentukan PBB pada akhir Perang Dunia II.
Dengan Deklarasi Philadelphia 1944 organisasi ini menetapkan tujuannya. Sekretariat organisasi ini dikenal sebagai Kantor Buruh Internasional dan ketuanya sekarang adalah Juan Somavia. ILO menerima Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1969.



WORLD BANK
Sebuah organisasi internasional yang didirikan untuk melawan kemiskinan dengan cara membantu membiayai negara-negara. Pengoperasian Bank Dunia dijaga melalui pembayaran sebagaimana diatur oleh negara-negara anggota.

Aktivitas Bank Dunia saat ini difokuskan pada negara-negara berkembang, dalam bidang seperti pendidikan, pertanian dan industri. Bank Dunia memberi pinjaman dengan tarif preferensial kepada negara-negara anggota yang sedang dalam kesusahan. Sebagai balasannya, pihak Bank juga meminta bahwa langkah-langkah ekonomi perlu ditempuh agar misalnya, tindak korupsi dapat dibatasi atau demokrasi dikembangkan. Bank Dunia didirkan pada 27 Desember 1945 pada konferensi yang berlangsung pada 1 Juli–22 Juli 1944 di kota Bretton Woods. Markas Bank Dunia berada di Washington, DC, Amerika Serikat..


IFC

Didirikan pada tanggal 24 Juli 1956, di Washington, Amerika Serikat sebagai bagian dari Bank Dunia. IFC bertugas membantu perusahaan-perusahaan swasta (berupa pinjaman dan menyalurkan investasi ke luar negeri ke negara-negara berkembang) di negara-negara anggota PBB atas jaminan pemerintahnya masing-masing. 

Tujuan IFC adalah membantu mengalirnya private foreign investement kepada negara yang belum maju. Dalam memberikan bantuan IFC menganut beberapa prinsip sebagai berikut:
Tidak memberikan seluruh modal, melainkan membantu menambah modal yang ada.
Tidak ikut dalam modal saham, tetapi hanya modal pinjaman.
Tidak ikut dalam kepengurusan.
Investasi hanya diberikan kepada perusahaan-perusahaan produktif.
Tidak Akan membantu jika perusahaan mendapat modal dengan syarat yang lunak.


WTO

Bertugas meneyelesaikan sengketa dagang antara negara anggota. Untuk itu WTO menyusun peraturan dalam DSU yang diputuskan di Montreal, tahun 1988. DSU merupakan lanjutan dari GATT tahun 1947. Bedanya DSU dilengkapi semacam pengadilan banding bila suatu negara anggota tidak setuju dengan sanksi yang diberikan oleh WTO. Dibentuk pula DSB yaitu: badan khusus yang menangani sengketa dagang sejumlah komoditas yang persengketaannya tidak dapat diselesaikan WTO. Contohnya komoditas tekstil, hasil pertanian, dan pelanggaran intelektual yang akan diselesaikan dengan peraturan sendiri.



UNCTAD

Dibentuk pada tahun 1964 melalui Resolusi SMU PBB No. 1995 (XIX), dengan tujuan :
Memajukan perdagangan internasional, khususnya diantara Negara-negara yang berbeda tingkat pembangunannya, dengan maksud untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di negara-negara bekembang;

Memformulasikan dan melaksanakan prinsip-prinsip dan kebijakan-kebijakan perdagangan internasional dan masalah-masalah pembangunan ekonomi yang terkait;
  1. Melakukan pengkajian dan memberikan kemudahan bagi pelaksanaan koordinasi kegiatan-kegiatan dari lembaga-lembaga lain di dalam sistem PBB dibidang perdagangan internasional dan masalah-masalah pembangunan ekonomi yang terkait, serta bekerjasama dengan Majelis Umum dan Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC) PBB sesuai dengan Piagam PBB;
  2. Memprakarsai sikap untuk melakukan negosiasi dan penerimaan (adoption) instrumen-instrumen hukum internasional dibidang perdagangan internasional;
  3. Bertindak sebagai pusat harmonisasi perdagangan kebijakan pembangunan yang terkait dari Negara-negara dan kelompok-kelompok ekonomi regional

2 komentar:

  1. Hello

    Apakah Anda membutuhkan pinjaman atau Anda membutuhkan pinjaman bank, kita di sini untuk membantu Anda secara finansial, yang harus Anda lakukan sekarang adalah untuk menulis kepada kami dengan rincian Anda dalam formulir di bawah ini dan kembali kepada kita melalui
    donaldpatrickloanheritage@gmail.com, untuk mendapatkan kredit instan Anda dalam jumlah berapapun di setiap tempat.

    Nama:
    Diperlukan kuantitas:
    Durasi:
    Alamat:
    Negara:
    Tujuan:
    Pendapatan Bulanan:
    Nomor telepon:

    Kami menunggu tanggapan Anda.

    Mr Donald patrick

    BalasHapus
  2. Selamat Datang Frank Wood Loan Fund, kami memberikan pinjaman dari segala jenis. Jika
    Anda membutuhkan pinjaman mendesak silakan hubungi kami sekarang untuk pinjaman Anda dengan
    persetujuan instan untuk hanya 2% bunga rate.are Anda dalam masalah keuangan?
    Apakah Anda membutuhkan pinjaman cepat untuk membersihkan dan debit kembali ke bisnis yang lebih baik,
    silahkan hubungi kami informasi di bawah

    FORMULIR PENDAFTARAN
    NAMA ...............................
    COUNTRY ........................
    OCCOPATION ..................
    BULANAN PENGHASILAN .........
    JUMLAH ...........................
    NOMOR TELEPON ..........................
    ADDRESS ........................
    DURASI ......................
    TUJUAN ........................
    Email: frankwoodloan@gmail.com

    http://frankwoodloancompany.wordpress.com/?p=2&preview=true

    http://frankwoodloancompany.gnbo.com.ng/

    BalasHapus