Senin, 30 Juni 2014

SEJATINING URIP LAN MATI

PADA SUATU KETIKA SESEORANG AKAN MENYADARI BAHWA RUMAH, MOBIL, PACAR, KELUARGA, ILMU PENGETAHUANNYA, KEKAYAANNYA BAHKAN DIRINYA SENDIRI YANG SELAMA INI DIBANGGAKANNYA ITU TERNYATA TIDAK BERARTI APA-APA BAGI KEHIDUPAN ABADINYA. PADA SEBUAH PERISTIWA YANG MENGHANTAM KESADARANNYA, DIA DIPAKSA UNTUK MENGAKUI BAHWA HIDUPNYA GAGAL DAN SIA-SIA. APA YANG DIMILIKINYA, APA YANG DICINTAINYA DAN APA YANG DIHARAPKANNYA BISA MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN DAN KESELAMATAN TERNYATA NOL BESAR. SESEORANG MERASA TERASING, SEPI DAN TERSINGKIR MESKIPUN DI SANA BANYAK SAHABAT DAN KELUARGA YANG MENGHIBURNYA. HATINYA KOSONG, MERANA DAN KETAKUTAN.

Minggu, 29 Juni 2014

TIDAK MUDAH MENJADI MANUSIA JAWA

Pewarisan kawruh Kejawen atau falsafah Jawa dari generasi ke generasi berikutnya pada umumnya tidak disertai bahasa yang rasional dan mudah dipahami. Maka, sebagai akibatnya, kawruh Kejawen di masa kini banyak yang tidak dimengerti oleh orang Jawa sendiri. Bahkan kemudian banyak yang menganggap kawruh Kejawen sebagai klenik. Anggapan Kejawen sebagai tahayul atau klenik tersebut sudah pasti tidak nyaman dirasakan bagi kebanyakan orang Jawa. Oleh karena itulah, diperlukan penjelasan-penjelasan yang masuk akal tentang Kejawen guna menepis anggapan minor tersebut. Untuk itulah, diperlukan sebuah usaha penjelasan sekaligus upaya menggugah kesadaran Jawa untuk kembali memiliki kedaulatan spiritual hingga kembali berjaya dalam peradaban umat manusia. Saatnya Jawa menyumbangkan cita-cita peradaban umat manusia yang ayem tentrem kerta raharja.

Selasa, 24 Juni 2014

ANTARA RUH, JIWA DAN AKAL


ANTARA SUKMA NURANI DAN SUKMA DHULMANI

Menurut para sufi, manusia adalah mahluk Allah yang paling sempurna di dinia ini. Hal ini, seperti yang dikatakan Ibnu’Arabi manusia bukan saja karena merupakan khalifah Allah di bumi yang dijadikan sesuai dengan citra-Nya, tetapi juga karena ia merupakan mazhaz (penampakan atau tempat kenyataan) asma dan sifat Allah yang paling lengkap dan menyeluruh.

Senin, 23 Juni 2014

INTRSPEKDI DIRI

Dalam perjalanan hidup di dunia, tentunya seorang muslim tidak akan lepas dari kesalahan dan dosa sebagai akibat hawa nafsu yang diperturutkan. Selain itu, buah pemikiran yang dihasilkan manusia, yang dibangga-banggakan oleh pemiliknya, tidak jarang yang menyelisihi kebenaran, tidak sedikit yang bertentangan dengan ajaran yang ditetapkan oleh Allah dan rasul-Nya. Oleh karenanya, seiring waktu yang diberikan Allah kepada manusia di dunia, sepatutnya dipergunakan untuk mengintrospeksi segala perilaku dan pemikiran yang dia miliki, sehingga mendorongnya untuk mengoreksi diri ke arah yang lebih baik.

Minggu, 22 Juni 2014

WEJANGAN DAN PETUAH JAWA

Ing mengko amratelakake wewejanganing guru sawiji-sawiji, iku ing pamedare rahsaning ngelmu kang kawejangake awarna-warna, iya pada angestokake urut-urutaning kekiyasan saka Dalil pangandikane Pangeran Kang Amaha Suci, kang kadawuhaken marang Kanjeng Nabi Muhammad Rasulullah kasebut ing ngisor iki.
  1. Ana wewejanging guru kang amedarake rahsaning ngelmu Wisikan Ananing Dzat, kekiyasan saka Dalil sapisan.
  2. Ana wewejanganing guru kang amedarake rahsaning ngelmu Wedaran Wahananing Dzat, kekiyasan saka Dalil kapindo.
  3. Ana wewejanganing guru kang amedarake rahsaning ngelmu Gelaran Kahananing Dzat, kekiyasan saka Dalil kaping telu.
  4. Ana wewejanganing guru kang amedarake rahsaning ngelmukayektening kahanan, kekiyasan saka Dalil kaping pat, ayat kang kapisan Pambukaning Tata-malige ing dalem Bail al makmur, terkadang ayat kapindo Pambukaning Tata-malige ing dalem Bait al muharram, terkadang ayat kaping telu Pambukaning Tata-malige ing dalem Bait al mukaddas.
  5. Ana wewejanganing guru kang amedarake rahsaning ngelmu saka Santosane Iman abebuka sahadat jati, utawa saka Sasahidan.

Sabtu, 21 Juni 2014

MENGENAI JATI DIRI

Ketahuilah ! bahwa pengetahuan tentang kimia kebahagiaan yang bersifat dhohir tidak ada dalam perbendaharaan ilmu kaum awam kebanyakan, akan tetapi tersimpan dalam gudang ilmu para raja, demikian juga dengan kebahagiaan. Ia hanya ada dalam gudang rahmat Allah Swt. Di langit sana tersimpan esensi (jawhar) para malaikat, dan di bumi tersimpan di hati para wali yang Arifbillah. Dan setiap orang yang mencari ini tanpa bersandar hadrat kenabian, maka ia telah salah jalan dan semua daya upayanya tak lebih seperti uang dinar palsu. Ia kira dirinya kaya raya, tapi sebenarnya miskin di hari kiamat sebagaimana ditegaskan Allah Swt:

Senin, 16 Juni 2014

TAUBAT

Taubat merupakan awal perjalanan para penempuh dan merupakan kunci kebahagiaan para pengharap hadirat Allah. Allah swt. berfirman, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (Q.s. Al-Baqarah: 222). Firman-Nya pula: “Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah ….“ (Q.s. An-nur: 31). Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang bertobat adalah kekasih Allah, dan orang yang bertobat dan dosanya seperti orang yang tidak pernah berdosa.”

Jumat, 13 Juni 2014

KEKUATAN ALAM BAWAH SADAR Dan HUBUNGAN DOA DENGAN ALAM BAWAH SADAR

Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada alam pikiran bawah sadar yang apabila dapat dikelola, maka menjadi kekuatan yang luar biasa. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu. Sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib yang berarti. Oleh karena itu, perlu seseorang memiliki target yang lebih tinggi dari kemampuan yang dirasakan ada sekarang untuk merangsang kekuatan dalam pikiran tersebut dengan satu hal, komitmen target. Sebab target atau sasaran baru yang dipikirkan itu akan menggerakkan diri seseorang untuk melaksanakan tindakan. Apalagi jika diyakini target tersebut bakal tercapai, maka diri kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada. 

Kamis, 12 Juni 2014

MANAJEMEN QOLBU

Di Dalam Al-Quran setidaknya HATI disebut dengan TIGA NAMA, yaitu FUAD, QOLBU, dan SHODR. Kira-kira apakah maksud Al-Quran membedakan HATI dengan ketiga istilah tersebut? . Fuad memiliki karakter jujur apa adanya (53:11), bisa diisi – oleh keimanan atau kekufuran (28:10, 14:43, 6:113), berinteraksi kuat dengan Al-Quran (25:32, 11:120), pondasinya ilmu (16:78), mencintai sesama (14: 37), dipengaruhi oleh Indra pendengaran dan penglihatan (46:26), jenis hati yang pertama kali diaktifkan (32:9) dan yang kelak mempertanggungjawabkan kinerjanya di hadapan Allah (17:36).

Dengan demikian Hati Fuad ini ibarat ruang kosong, dan yang pertama kali hadir di dalamnya adalah Ruh dari Allah. Ruh ini begitu suci, dan saat Ruh ini pertama kali hadir ia sudah langsung diliputi oleh jasad yang masih suci pula.

Rabu, 11 Juni 2014

SYARIAT, HAKIKAT DAN MAKRIFAT

Syariat

Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW membawa agama yang suci lagi penuh kelapangan dan kemudahan serta syari’at yang lengkap dan menjamin manusia dalam kehidupan bersih lagi mulia dan menyampaikan mereka kepuncak ketinggian dan kesempurnaan. Adapun tujuan yang hendak dicapai oleh Risalah Islam ialah membersihkan dan mensucikan jiwa dengan jalan mengenal Allah serta beribadat kepada-Nya dan mengokohkan hubungan antar sesama manusia serta menegakkannya diatas dasar kasih sayang, persamaan dan keadilan, hingga dengan demikian tercapailah kebahagiaan manusia baik di dunia maupun di akhirat.

Jumat, 06 Juni 2014

CARA MENJAMKAN MATA BATIN

Indera ke 6 sering di identikkan dengan kemampuan untuk melihat makhluk halus, padahal sebenarnya fungsi dari indra ke 6 sendiri jauh melebihi hanya sekedar melihat makhluk halus. Karena kemampuan melihat makhluk halus hanya merupakan bagian / percabangan dari kemampuan indra ke 6 itu sendiri. Seperti intuisi, namun jauh lebih tajam. Apabila intuisi merupakan suatu hasil pengalaman, indera ke 6 tidak mengenal adanya pengalaman. Seluruh kekuatan yang ada didunia ini, bersumber dari kuasa Allah SWT. 

Kamis, 05 Juni 2014

" MENGENDALIKAN HAWA NAFSU "


Masyarakat dimana kita hidup di dalamnya dewasa ini berada dalam zaman dengan ciri yang paling jelas adalah membiarkan kan dirinya mengumbar hawa nafsu dan hanyut di dalamnya, tanpa memperdulikan lagi kaidah-kaidah yang disyari’atkan oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah. Kebanyakan manusia menghiasi hatinya dengan hawa nafsu. Dimana segala mungkin ucapan, perbuatan dan putusan-putusan mereka semuanya berhias hawa nafsu, segenap panca indera berselimutkan hawa nafsu, sehingga mereka tidak bisa melihat selain apa yang sesuai dengan nafsunya. Artinya mereka tidak bisa melihat fakta dan kebenaran, selain apa yang sesuai dengan pola pikir sendiri yamg sudah tidak lagi murni, seperti melihat cuaca yang berwarna gelap karena melihatnya dibalik kaca mata hitam. Hawa nafsu dibiarkan liar megikuti keinginan-keinginan tanpa sedikit pun upaya meredamnya. Sejalan dengan itu maka kiranya dalam ulasan kali ini dipandang perlu untuk mengungkapkan sepintas tentang hawa nafsu agar dapat dijadikan bahan kajian guna mengantisipasi lebih dini kemungkinan adanya peluang berkibarnya panji hawa nafsu dalam diri kita.

Rabu, 04 Juni 2014

MENGGAPAI KESADARAN RUH


Manusia yang sudah bisa mengendalikan kerja akal dan hati akan lebih mudah mengenal tuhan daripada mereka yang masih terkungkung pada diri yang hanya berorientasi pada fisik semata. Lebih tinggi lagi, sebagian manusia yang sudah bisa mengaktifkan kerja akal Fikr sebagaimana firman Allah ta’ala: afala tatafakkaruun. Dengan fikr ini manusia sudah mampu menjangkau hal-hal yang tidak tampak di dunia ini. Mari kita bedah hal ini secara lebih detail dengan tujuan agar kita bisa bertambah wawasan sekaligus berani mencoba untuk meluruskan NIAT DAN LAKU MENEMBUS ALAM MIKRAJ….

Selasa, 03 Juni 2014

PERJALANAN DAN TATARAN SPIRITUAL

MEMULAI LAKU PRIHATIN


Dunia manusia jawa kental dengan tirakat. Sampai2 ada beragam jenis praktik laku tirakat yang biasa kita dengar dari aktivitas orang jawa. Puasa mutih, ngrowod, kungkung, pati geni, wungon, tapa bisu, dan sebagainya. Bahkan sebenarnya hal2 yang tidak secara wadag bersifat ritual simbolis, semisal nyentrik, menunda kesenangan, berpantang, serta mengendalikan akhlak dan perilaku juga selalu dapat dimaknai sebagai laku prihatin.

Senin, 02 Juni 2014

TUJUH LATIFAH SIMPUL BATHIN


Manusia memang mahluk yang paling sempurna bila dibandingkan dengan mahluk yang lain, oleh karenanya banyak diantara mahluk ciptaan Alloh yang merasa iri bahkan tidak rela bila derajad manusia ditinggikan dimata Alloh, begitu sayangnya Alloh pada manusia sehingga dalam menjalankan tugas sebagai kholifah dibumi, manusia diberikan perangkat lengkap, baik secara fisik maupun non fisik.

Didalam perangkat fisik maupun non fisik (ruhani) terdapat pintu-pintu halus yang disebut dengan latifah, Latifah merupakan jalan atau tempat/ titik yang dapat menunjukkan dimana manusia dapat berhubungan dengan tuhannya, jika jalan tersebut suci maka, manusia akan semakin dapat mengenal dan dekat dengan tuhannya, tapi jika jalan tersebut kotor maka dapat dipastikan manusia akan jauh dari tuhannya, selain itu untuk mengikat latifah yang terdapat pada fisik dan non fisik (ruhani), terdapat sebuah simpul-simpul energy yang disebut dengan Cakra.