Selasa, 12 Agustus 2014

KEKUATAN DAHSYAT DALAM DIRI MANUSIA

Manusia diciptakan Allah Swt sebagai makhluk unggulan di muka bumi ini, sebagaimana difirmankan Allah Swt dalam Al Qur’an: “ sesungguhnyaKami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya “ ( QS At Tin : 4). Sesungguhnya ada 4 makhluk ciptaan Allah swt yang tergolong istimewa. Disebut istimewa karena keempat makhluk tersebut mampu berkomunikasi sesama mereka dan bisa bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Ke empat makhluk tersebut adalah malaikat, jin / setan, khewan dan manusia. Tetapi yang paling istimewa adalah manusia, karena wujudnya yang sempurna. Malaikat memiliki ruh, badan halus, akal yang yang terbatas untuk mengemban tugas yang diperintahkan oleh Allah Swt dan tidak memiliki nafsu. Jin/setan memiliki ruh, nafsu dan akal tetapi tidak memiliki badan kasar. Khewan memiliki ruh, badan kasar dan nafsu, tetapi tidak memiliki akal. Manusia memiliki semuanya baik ruh, badan kasar, nafsu dan akal. Manusia juga bahkan memiliki semua sifat yang dimiliki makhluk lain.

Sabtu, 09 Agustus 2014

KUMPULAN HADIST

Cinta dan Benci

1. Barangsiapa ingin dicintai Allah dan rasulNya hendaklah dia berbicara benar (jujur), menepati amanat dan tidak mengganggu tetangganya. (HR. Al-Baihaqi)

2. Barangsiapa mengutamakan kecintaan Allah atas kecintaan manusia maka Allah akan melindunginya dari beban gangguan manusia. (HR. Ad-Dailami)

3. Paling kuat tali hubungan keimanan ialah cinta karena Allah dan benci karena Allah. (HR. Ath-Thabrani)

4. Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

5. Cinta berkelanjutan (diwariskan) dan benci berkelanjutan (diwariskan). (HR. Bukhari)

6. Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah hendaklah dia mengamati bagaimana kedudukan Allah dalam dirinya. Sesungguhnya Allah menempatkan hambaNya dalam kedudukan sebagaimana dia menempatkan kedudukan Allah pada dirinya. (HR. Al Hakim)

Senin, 07 Juli 2014

KHALWAT

Pada dasarnya fitrah adalah sama, bahwa manusia diciptakan oleh Allah SWT memiliki nurani beragama, hal itu terlihat jelas ketika Allah SWT mengadakan dialog pra existensial dengan manusia (lihat Al Quran surat Al A’raf : 172).

Dengan merujuk kepada ayat Al Quran diatas, tidak mungkin bagi manusia menghapus memori tauhid dari jiwanya, karena hal itu telah menyatu dengan bagian terdalam pada jiwa manusia yaitu ruh.

Minggu, 06 Juli 2014

PERBEDAAN ANTARA UJIAN DAN AZAB

Pengertian Musibah

Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata, “Kata musibah (dalam bahasa Arab) berasal dari kata yang bermakna lemparan dengan anak panah. Kemudian kata itu digunakan untuk setiap bencana, musibah, dan malapetaka.” Ar-Raghib berkata, “Kata أَصَابَ digunakan pada perihal kebaikan dan keburukan yang menimpa.” Allah berfirman: “Jika kamu ditimpa oleh suatu kebaikan, mereka menjadi tidak senang karenanya; dan jika kamu ditimpa oleh suatu bencana ….” (at-Taubah: 50)

Ada yang berpendapat, kata musibah (dalam bahasa Arab) jika digunakan pada perihal kebaikan, berasal dari kata الصَّوْبُ yang artinya hujan. Maksudnya, hujan yang turun sebatas keperluan, tidak membahayakan dan merugikan. Jika digunakan pada perihal keburukan, ia berasal dari kata إِصَابَةُ السَّهْمِ artinya bidikan atau sasaran anak panah.

Selasa, 01 Juli 2014

KONSEP MANUNGGALING KAWULA GUSTI

Piwulang “Manunggaling Kawula Gusti” (Ajaran Bersatunya Manusia dengan Tuhan) adalah ajaran Jawa tentang tanggapan diri pribadi manusia (ciptaan) atas belas kasih atau welas asih Tuhan (Pencipta) yang berkenan menyertai setiap hati sejati manusia (Manunggaling Gusti Kawula). Diyakini bahwa karena belas kasih-Nya maka sejak manusia diciptakan, Tuhan selalu menyertai manusia sebagai ciptaan paling sempurna yang diutus menjadi “kepanjangan tangan Tuhan” supaya hidup rukun dengan sesama dan alam semesta sebagaimana diteladankan Tuhan, untuk memuliakan nama-Nya. Karena kasih-Nya (katresnan Dalem Gusti), Tuhan tidak otoriter tetapi menghargai manusia sebagai pribadi utuh yang diberi kebebasan. Kebebasan inilah yang membuat perjalanan hidup manusia menjadi berbeda satu dengan yang lain.

Senin, 30 Juni 2014

SEJATINING URIP LAN MATI

PADA SUATU KETIKA SESEORANG AKAN MENYADARI BAHWA RUMAH, MOBIL, PACAR, KELUARGA, ILMU PENGETAHUANNYA, KEKAYAANNYA BAHKAN DIRINYA SENDIRI YANG SELAMA INI DIBANGGAKANNYA ITU TERNYATA TIDAK BERARTI APA-APA BAGI KEHIDUPAN ABADINYA. PADA SEBUAH PERISTIWA YANG MENGHANTAM KESADARANNYA, DIA DIPAKSA UNTUK MENGAKUI BAHWA HIDUPNYA GAGAL DAN SIA-SIA. APA YANG DIMILIKINYA, APA YANG DICINTAINYA DAN APA YANG DIHARAPKANNYA BISA MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN DAN KESELAMATAN TERNYATA NOL BESAR. SESEORANG MERASA TERASING, SEPI DAN TERSINGKIR MESKIPUN DI SANA BANYAK SAHABAT DAN KELUARGA YANG MENGHIBURNYA. HATINYA KOSONG, MERANA DAN KETAKUTAN.

Minggu, 29 Juni 2014

TIDAK MUDAH MENJADI MANUSIA JAWA

Pewarisan kawruh Kejawen atau falsafah Jawa dari generasi ke generasi berikutnya pada umumnya tidak disertai bahasa yang rasional dan mudah dipahami. Maka, sebagai akibatnya, kawruh Kejawen di masa kini banyak yang tidak dimengerti oleh orang Jawa sendiri. Bahkan kemudian banyak yang menganggap kawruh Kejawen sebagai klenik. Anggapan Kejawen sebagai tahayul atau klenik tersebut sudah pasti tidak nyaman dirasakan bagi kebanyakan orang Jawa. Oleh karena itulah, diperlukan penjelasan-penjelasan yang masuk akal tentang Kejawen guna menepis anggapan minor tersebut. Untuk itulah, diperlukan sebuah usaha penjelasan sekaligus upaya menggugah kesadaran Jawa untuk kembali memiliki kedaulatan spiritual hingga kembali berjaya dalam peradaban umat manusia. Saatnya Jawa menyumbangkan cita-cita peradaban umat manusia yang ayem tentrem kerta raharja.

Selasa, 24 Juni 2014

ANTARA RUH, JIWA DAN AKAL


ANTARA SUKMA NURANI DAN SUKMA DHULMANI

Menurut para sufi, manusia adalah mahluk Allah yang paling sempurna di dinia ini. Hal ini, seperti yang dikatakan Ibnu’Arabi manusia bukan saja karena merupakan khalifah Allah di bumi yang dijadikan sesuai dengan citra-Nya, tetapi juga karena ia merupakan mazhaz (penampakan atau tempat kenyataan) asma dan sifat Allah yang paling lengkap dan menyeluruh.

Senin, 23 Juni 2014

INTRSPEKDI DIRI

Dalam perjalanan hidup di dunia, tentunya seorang muslim tidak akan lepas dari kesalahan dan dosa sebagai akibat hawa nafsu yang diperturutkan. Selain itu, buah pemikiran yang dihasilkan manusia, yang dibangga-banggakan oleh pemiliknya, tidak jarang yang menyelisihi kebenaran, tidak sedikit yang bertentangan dengan ajaran yang ditetapkan oleh Allah dan rasul-Nya. Oleh karenanya, seiring waktu yang diberikan Allah kepada manusia di dunia, sepatutnya dipergunakan untuk mengintrospeksi segala perilaku dan pemikiran yang dia miliki, sehingga mendorongnya untuk mengoreksi diri ke arah yang lebih baik.

Minggu, 22 Juni 2014

KUMPULAN WEJANGAN DAN PETUAH

Ing mengko amratelakake wewejanganing guru sawiji-sawiji, iku ing pamedare rahsaning ngelmu kang kawejangake awarna-warna, iya pada angestokake urut-urutaning kekiyasan saka Dalil pangandikane Pangeran Kang Amaha Suci, kang kadawuhaken marang Kanjeng Nabi Muhammad Rasulullah kasebut ing ngisor iki.
  1. Ana wewejanging guru kang amedarake rahsaning ngelmu Wisikan Ananing Dzat, kekiyasan saka Dalil sapisan.
  2. Ana wewejanganing guru kang amedarake rahsaning ngelmu Wedaran Wahananing Dzat, kekiyasan saka Dalil kapindo.
  3. Ana wewejanganing guru kang amedarake rahsaning ngelmu Gelaran Kahananing Dzat, kekiyasan saka Dalil kaping telu.
  4. Ana wewejanganing guru kang amedarake rahsaning ngelmukayektening kahanan, kekiyasan saka Dalil kaping pat, ayat kang kapisan Pambukaning Tata-malige ing dalem Bail al makmur, terkadang ayat kapindo Pambukaning Tata-malige ing dalem Bait al muharram, terkadang ayat kaping telu Pambukaning Tata-malige ing dalem Bait al mukaddas.
  5. Ana wewejanganing guru kang amedarake rahsaning ngelmu saka Santosane Iman abebuka sahadat jati, utawa saka Sasahidan.

Sabtu, 21 Juni 2014

MENGENAI JATI DIRI

Ketahuilah ! bahwa pengetahuan tentang kimia kebahagiaan yang bersifat dhohir tidak ada dalam perbendaharaan ilmu kaum awam kebanyakan, akan tetapi tersimpan dalam gudang ilmu para raja, demikian juga dengan kebahagiaan. Ia hanya ada dalam gudang rahmat Allah Swt. Di langit sana tersimpan esensi (jawhar) para malaikat, dan di bumi tersimpan di hati para wali yang Arifbillah. Dan setiap orang yang mencari ini tanpa bersandar hadrat kenabian, maka ia telah salah jalan dan semua daya upayanya tak lebih seperti uang dinar palsu. Ia kira dirinya kaya raya, tapi sebenarnya miskin di hari kiamat sebagaimana ditegaskan Allah Swt:

Senin, 16 Juni 2014

TAUBAT

Taubat merupakan awal perjalanan para penempuh dan merupakan kunci kebahagiaan para pengharap hadirat Allah. Allah swt. berfirman, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (Q.s. Al-Baqarah: 222). Firman-Nya pula: “Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah ….“ (Q.s. An-nur: 31). Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang bertobat adalah kekasih Allah, dan orang yang bertobat dan dosanya seperti orang yang tidak pernah berdosa.”

Jumat, 13 Juni 2014

MENGENALI KEKUATAN ALAM BAWAH SADAR Dan HUBUNGAN DOA DENGAN ALAM BAWAH SADAR

Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada alam pikiran bawah sadar yang apabila dapat dikelola, maka menjadi kekuatan yang luar biasa. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu. Sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib yang berarti. Oleh karena itu, perlu seseorang memiliki target yang lebih tinggi dari kemampuan yang dirasakan ada sekarang untuk merangsang kekuatan dalam pikiran tersebut dengan satu hal, komitmen target. Sebab target atau sasaran baru yang dipikirkan itu akan menggerakkan diri seseorang untuk melaksanakan tindakan. Apalagi jika diyakini target tersebut bakal tercapai, maka diri kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada.

Kamis, 12 Juni 2014

MANAJEMEN QOLBU

Di Dalam Al-Quran setidaknya HATI disebut dengan TIGA NAMA, yaitu FUAD, QOLBU, dan SHODR. Kira-kira apakah maksud Al-Quran membedakan HATI dengan ketiga istilah tersebut? . Fuad memiliki karakter jujur apa adanya (53:11), bisa diisi – oleh keimanan atau kekufuran (28:10, 14:43, 6:113), berinteraksi kuat dengan Al-Quran (25:32, 11:120), pondasinya ilmu (16:78), mencintai sesama (14: 37), dipengaruhi oleh Indra pendengaran dan penglihatan (46:26), jenis hati yang pertama kali diaktifkan (32:9) dan yang kelak mempertanggungjawabkan kinerjanya di hadapan Allah (17:36).

Dengan demikian Hati Fuad ini ibarat ruang kosong, dan yang pertama kali hadir di dalamnya adalah Ruh dari Allah. Ruh ini begitu suci, dan saat Ruh ini pertama kali hadir ia sudah langsung diliputi oleh jasad yang masih suci pula.